Your cart

Your cart is empty

WHEY PROTEIN VS. CREATINE: PEMILIHAN SUPLEMEN UNTUK MENINGKATKAN MASSA OTOT

WHEY PROTEIN VS. CREATINE: PEMILIHAN SUPLEMEN UNTUK MENINGKATKAN MASSA OTOT

Meningkatkan massa otot adalah tujuan utama bagi banyak orang yang sedang dalam program fitness. Dua suplemen yang sering dipertimbangkan adalah whey protein dan creatine. Mari kita simak bagaimana keduanya dapat menjadi bagian penting dari program peningkatan massa otot.

Whey Protein: Pondasi Nutrisi yang Kuat

  • Sumber Protein Berkualitas Tinggi: Whey protein berasal dari susu dan dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi. Mengandung semua asam amino esensial, whey protein membantu mendukung sintesis protein otot yang penting untuk pertumbuhan dan pemulihan otot.
  • Pemulihan yang Cepat: Setelah latihan, tubuh memerlukan asupan protein untuk memperbaiki dan membangun kembali serat otot yang rusak, terutama otot. Whey protein hadir dalam bentuk yang mudah dicerna dan cepat diserap oleh tubuh, memungkinkan pemulihan yang lebih cepat.
  • Stimulasi Pertumbuhan Otot: Kandungan asam amino tertentu dalam whey protein, terutama leusin, dapat menstimulasi pertumbuhan otot. Hal ini membuat whey protein menjadi suplemen yang baik untuk mereka yang bertujuan meningkatkan massa otot. Untuk memaksimalkan peningkatan massa otot, konsumsi 1.6 hingga 2.2 gram protein per kg BB. Jangan lupa untuk mengonsumsi protein dengan cara disebar dengan jumlah per sekali makan berkisar antara 20-25 gram protein.
  • Kombinasi yang Baik dengan Latihan Beban: Whey protein sangat efektif ketika dikombinasikan dengan latihan beban. Latihan beban merangsang pertumbuhan otot, sementara whey protein memberikan bahan dasar yang diperlukan untuk proses pembentukkan otot.

Creatine: Energi Tambahan untuk Performa Optimal

  • Peningkatan Kapasitas ATP: Creatine berperan dalam meningkatkan produksi adenosin trifosfat (ATP), sumber energi utama sel. Dengan meningkatkan kapasitas ATP, creatine membantu meningkatkan daya tahan selama latihan intens dan mendukung kinerja atletik yang lebih baik.
  • Pemulihan yang Cepat: Creatine terkait dengan pemulihan yang lebih cepat setelah latihan berat. Hal ini dapat memberikan keuntungan tambahan dalam meningkatkan frekuensi dan intensitas latihan.
  • Perlindungan Otot dari kerusakan: Creatine dapat membantu melindungi otot dari degradasi protein, terutama dalam situasi stres fisik tinggi seperti latihan berat.

Pilihan antara whey protein dan creatine tergantung pada kebutuhan dan tujuan pribadi. Keduanya menawarkan manfaat yang signifikan dalam konteks peningkatan massa otot dan performa olahraga beban. Dengan merencanakan konsumsi dan penggunaannya dengan bijak, kombinasi whey protein dan creatine dapat menjadi pasangan yang efektif untuk mencapai tujuan fitness dan kekuatan.

Kamu bisa mendapatkan whey protein berkualitas dari L-Men Platinum, suplemen protein yang cocok untuk melengkapi kegiatan olahraga terutama untuk latihan beban, gym, dan fitness. L-Men Platinum yang tinggi whey protein sebanyak 25 gram/saji efektif membantu pembentukan tubuh atletis. Creatine juga bisa kamu dapatkan dari L-Men Isopower Creatine, suplemen minuman dengan 3g creatine per saji yang berfungsi meningkatkan performa dan kekuatan otot saat kita melakukan latihan beban. L-Men Isopower Creatine juga dilengkapi dengan 100%  AKG AKG Vitamin B1, Vitamin B3, dan Vitamin B6 untuk bantu metabolisme energi. sehingga efektif untuk membantu pembentukan otot optimal, bro!

 

Reference:

  1. Nutrients. 2022 Mar; 14(6): 1255.
  2. J Int Soc Sports Nutr. 2018; 15: 10.
  3. Eur. J. Public Health. 2020; 30, 2.
Previous post
Next post
Back to Nutriblog